Breaking

Bengkel Teknologi

Sunday, October 15, 2017

Kenapa Komputer Menggunakan Sistem Bilangan Biner

Mengapa Komputer Menggunakan Biner

Kenapa komputer menggunakan sistem bilangan biner ? Apa maksudnya ? Apakah cuman bilangan biner ? Lalu apa alasanya ? Simak artikel berikut.

Awal mula saya menulis artikel ini, berawal dari dosen saya, mata kuliah arsitektur komputer dan organisasi komputer kebetulan memang memberi tugas kami untuk mencari alasan kenapa komputer menggunakan sistem bilangan biner, padahal waktu itu adalah pertemuan pertama (bukan malam pertama lo ya) 😅 , biasanya sih kalau pertemuan pertama hanya membahas sap dan kontrak kuliah, tp ini langsung diberi tugas, "umm.. mangat kali jenengan pak." (cuman dalam hati) 😅.

Kebetulan saya sebelumnya memang jurusan elektronika di smk dulu, jadi sebenarnya iseng-iseng aja bener ga bener uda langsung mau saya jawab tuh pertanyaan, berhubung karena dibuat tugas, yaudah ga jadi saya ungkapkan jawabannya, ntar malah dibilang terlalu semangat 😂, okelah akhirnya saya simpan dan sambil cari - cari sumber lain dari internet.

Setelah mencari - cari di internet, saya menemukan beberapa artikel yang membahas tentang ini, langsung saya baca - baca sebentar kemudian saya filter dari beberapa artikel yang menurut saya tepat dan bagus. Yang ingin baca artikel dari referensi lain bisa mampir ke sini. Selain itu artikel ini juga bersumber dari buku saya , yang saya beli ketika di smk dulu dan sampai sekarang saya belum mengerti sepenuhnya isi dari buku ini karena memang yang di bahas sangat mendetail dan bahasanya memang kaya orang elektro tingkat tinggi, 😆 ga mampu saya dah, semoga di waktu kedepan diberi kemampuan untuk memahami isi dari  perasaanya eh buku ini maksudnya. 😂

Mengapa Komputer Menggunakan Biner

Oke lanjut.
Kenapa komputer menggunakan sistem bilangan biner ? Apa maksudnya ? Apakah dibenak kalian ada yang berfikir apa bener cuman bilangan biner ? kan dikomputer sering dilihat juga ada bilangan desimal, bilangan hexadesimal, bilangan oktal juga ada, terus apa maksudnya cuman bilangan biner?
Oke pelan - pelan akan kita bahas alasan kenapa komputer menggunkan sistem bilangan biner bukan sistem bilangan lainnya.

Seperti yang temen - temen sudah pahami bahwasanya sistem bilangan biner adalah sistem bilangan yang berbasis 2, dan yang dia kenal hanya 1 dan 0 sedangkan bilangan desimal adalah bilangan dengan basis 10, yang setiap digit angka bisa saja mewakili (0-9). Lalu kenapa komputer tidak pakai desimal saja, dengan basis yang lebih besar dan range yang lebih lebar, kan jadi banyak kondisi yang dapat diwakili, trus juga lebih gampang dipahami dari pada lihat 101010 terus ? 😄
Secara intuitif betul memang otak kita lebih mudah memahami bilangan desimal dari pada bilangan biner atau pun bilangan lainnya, hal ini bisa dilihat dari kehidupan sehari-hari kita yang lebih memilih penggunaan bilangan desimal, coba saja bayangin kalo dikehidupan sehari-hari kita menggunakan bilangan biner, " Buk tumbas beras 0101 kilo " atau heksadesimal " ayo ayo sepatune obral mek AFC8 ewu ae" 😆😂😅 bingung jadinya kan?
Okelah bilangan desimal lebih gampang buat kita, yang jadi masalahnya, komputer yang gak sama seperti kita, maka dari itu cobalah sedikit memahami dengan sepenuh hati bahwasannya komputer itu berbeda dengan kita. 😄

Lanjut - lanjut serius kali ini. hehe
Berawal dari ditemukannya Transistor pada kisaran tahun 1948, sumber dari tante Wiki bisa dilihat disini. Dengan adanya Transistor tentu merombak perkembangan teknologi komputer yang sebelumnya segede rumah, jadi cuman sebesar meja saja, dan sekarangpun terus semakin mengecil dengan kemampuan yang sangat tinggi. Transistor adalah komponen elektronika yang terbuat dari bahan semi konduktor bertipe p dan n, itu sisa-sisa ingatan saya waktu pelajaran smk dulu, kemudian juga Transistor memiliki fungsi salah satunya adalah sebagai switch. Lah ini, switch atau yang biasa kita sebut dengan saklar, dimana setiap saklar tunggal mewakili keadaan kondisi yang sesungguhnya yaitu "on" dan "off", disinilah awal mula biner berunjuk gigi. Tak hanya itu biner juga berkaitan secara langsung dengan keberadaan arus listrik yang juga sama mewakili sebuah kondisi sesungguhnya yaitu on & off, high & low, atau juga 1 & 0. Dalam dunia elektronika, transistor tidak hanya digunakan secara tunggal begitu saja, tapi juga dapat dirangkai dan dikombinasikan, sehingga munculah istilah gerbang logika, yang sering kita dengar biasanya seperti gerbang AND, OR, NOT dan lain-lain. Gerbang logika ini disebut piranti dua-keadaan, karena memang hanya memiliki keluaran dua keadaan saja yaitu keluaran dengan nol volt yang menyatakan logika 0 (Low/Rendah) dan keluaran dengan tegangan tetap yang menyatakan logika 1 (High/Tinggi). Elemen-elemen logika inilah yang kemudian dikemas dalam sebuah IC (Integrated Circuit), dari ic inilah kemudian lahir berbagai mikroprosesor, memory chip, atau juga pada sistem yang lebih lengkap sidebut single chip microcomputers (bagian utama dari mikrokontroller) ini yang sering saya buat main-main karena semakin banyak platform yang membuat, menjadikan semakin mudah dipelajari, salah satunya adalah arduino.

Akan lebih memudahkan memang untuk memahami prinsip kerja komputer jika kita memiliki pengetahuan tentang dasar elektronika, karena seperti yang diketahui, komputer dibangun dengan banyak koneksi antar komponen elektronika, yang digunakan untuk berkomunikasi, mentransfer dan menyimpan data. Jadi untuk memudahkan pemahaman, konsep alur komputer secara singkatnya, karena ic atau chipset yang  merupakan inti dari komputer terbuat dari transistor yang hanya bisa menahan 2 kondisi yaitu on dan off, hal ini menyebabkan sinyal data yang berupa arus listrik, yang merupakan representatif dari transistor, juga menjadikanya hanya 2 keluaran saja yaitu high (ada tegangan) dan low (tidak ada tegangan), sinyal data inilah yang biasanya dalam dunia elektronika disebut dengan sinyal pulsa (high/low),yang kemudian paling cocok digambarkan dengan sistem bilangan biner (1 dan 0). Untuk memahami lebih dalam bisa kalian pelajari lebih dalam dalam ilmu Teknik Digital.
Mengapa Komputer Menggunakan Biner
Tambah ngerti apa makin puyeng ?😅 Kalau makin puyeng, lanjutin bacanya.
Muncul pertanyaan lalu bagaimana bisa dari apa yang dilihat berupa teks, gambar, video dan lain-lain bisa menjadi bilangan biner ?

Ummm... oke kita mulai dari teks dulu.
Pernah dengar dengan Kode ASCII kan ? Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau American Standard Code for Information Interchange merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol. Kode ASCII ini menggunkan sistem 8 bit dalam pengkodeannya.

Mengapa Komputer Menggunakan Biner

Sebagai contoh, misalnya karakter "a", pada tabel menunjukan bahwa karakter "a" memiliki kode biner 0110 0001. Data kode biner ini lah yang nantinya dikirimkan oleh sistem inputan, yang kemudian di proses dan ditampilkan lagi dalam bentuk grafik yang bisa kita lihat. Jadi apapun yang kita inputkan pada keyboard, nantinya berupa kode biner yang akan dikirimkan ke sistem komputer.

Begitu juga gambar atatu file image, dalam gambar setiap dot pixelnya mengandung sebuah warna yang biasanya menggunakan sistem 32 bit dalam pengkodeannya. sebagai contoh, putih memiliki kode hex : FFFFFFFF, dari kode hexa inilah yang kemudian di konversi juga menjadi bilangan biner. Saya kira seperti itu gambaran, bagaimana kerja dari sistem komputer.

Ummm...
Kalau saya rangkum kelebihan menggunakan sistem bilangan biner pada sistem komputer, diantaranya :
  • Sesuai dan cocok dengan kondisi sesungguhnya berkaitan dengan kemampuan komponen elektronika.
  • Flexible, jenis data apapun bisa diwakili dengan sistem biner.
  • Karena hanya terdapat 2 kondisi, pembacaan sinyal listrik menjadi tidak ambigu dan mengurangi kegagalan/gangguan sinyal listrik.
  • Dilihat dari perangkat keras, sistem biner menjadikan lebih hemat.  
Kalau saya analogikan, sepertinya mirip dengan morse, hanya dengan sebuah peluit dengan kode tertentu kita bisa mngirimkan berbagai informasi dengan hanya berdasarkan bunyi peluit tersebut.
untuk mengirimkan sinyal atau informasi yang berbeda cukup hanya mengganti kodenya, bukan mengganti peragkat kerasnya dalam hal ini peluit, tidak perlu kita ganti terompet jika ingin mengirimkan informasi yang berbeda. Hal ini mungkin sama halnya dengan peluit bisa disamakan seperti transistor dan bunyi peluit bisa disamakan dengan sinyal listrik. Jadi hanya cukup menggunakan perangkat keras yang sama untuk mengirimkan berbagai jenis data. Maka dari itu sistem biner dikatakan lebih hemat secara perangkat keras. (mungkin seperti itu 😄)

Kesimpulan saya, jadi yang sebenarnya, komputer itu awalnya tidak di desain khusus untuk menggunakan sistem bilangan biner, tapi bilangan binerlah sistem yang paling cocok untuk digunakan pada komputer yang bisa mewakili keadaan sesungguhnya.

Saya rasa sepertinya sudah lumayan panjang, dan sudah cukup untuk menjadi jawaban untuk sebuah tugas. Waktu itu dipertemuan berikutnya, mata kuliah arkom dosen saya masuk seperti biasa, tapi  langsung membahas tentang materi selanjutnya, dipertengahan kemudian beliau menanyakan tentang tugas ini, yang buat saya bingung, setelah beberapa saat ditanyakan malah langsung dijawab sendiri.(lah... eh... lohh... yaa... 😄, kayaknya memang benar dosennya semangat sekali, tapi kalau mau dijawab langsung gitu, ngapain dibuat tugas pak. hehehe)

Oke cukup sekian postingan kali ini 😃, kalau ada yang salah bisa dikoreksi, kalau ada yang kurang bisa ditambahkan, kalau ada yang mau berkomentar dipersilahkan. Terimakasih telah berkunjung. Wassalam.

No comments:

Post a Comment

LightBlog